Banda Aceh
Politik

Pesan WhatsApp Pejabat Bea Cukai Terungkap Jelang OTT KPK

Pesan WhatsApp terungkap di sidang kasus suap Bea Cukai terkait operasi tangkap tangan KPK.

Oleh Waktu baca: 2 menit
Bagikan

Jakarta, Kompas.com – Terdapat pesan WhatsApp yang meminta pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhati-hati menjelang operasi tangkap tangan KPK. Pesan ini diungkapkan dalam sidang kasus suap Bea Cukai di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, pada Jumat (11/9/2026). Pesan tersebut muncul saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK memeriksa Triyono Trihatmodjo, Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC sebagai saksi.

Dalam sidang, jaksa menunjukkan percakapan WhatsApp antara Sisprian Subiaksono, mantan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC, dan Rizal, Direktur Penindakan dan Penyidikan. Percakapan tersebut berisi pesan peringatan yang dikirimkan pada 2 Februari 2026 sekitar pukul 20.30 WIB.

Jaksa kemudian menanyakan kepada Triyono apakah ia pernah menerima pesan serupa dari Sisprian menjelang OTT. “Pernah ada yang seperti ini atau mirip chat seperti ini kepada Saudara?” tanya jaksa. Jaksa juga memastikan jika tidak ada informasi dari Sisprian terkait adanya target atau peringatan sebelum OTT tersebut.

Jaksa mengingatkan bahwa Sisprian adalah bawahan langsung dari Triyono. “Kan atasan langsung dari Pak Sisprian adalah Saudara?” tanya jaksa lagi. Proses pemeriksaan ini melibatkan tiga saksi dari lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Sidang ini berfokus pada dugaan suap dan gratifikasi yang melibatkan pejabat DJBC. Situasi ini menunjukkan adanya komunikasi internal yang mungkin berkaitan dengan upaya menghindari penangkapan oleh KPK. Dengan terungkapnya pesan ini, perhatian publik terhadap integritas pejabat DJBC semakin meningkat.[]

Sumber: Kompas.com

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.