Pada akhir pekan lalu, gelaran GP Aragon di sirkuit Motorland Aragon juga menampilkan balapan kelas Moto3 dan Moto2. Dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, menghadapi akhir pekan yang sulit dengan hasil yang mengecewakan.
Veda Ega Pratama memulai balapan Moto3 dari urutan 22, posisi terburuknya musim ini. Meskipun sempat memperlihatkan akselerasi yang baik dan berhasil merangsek ke zona poin, Veda kehilangan ritme di fase akhir lomba.
Veda akhirnya finis di urutan 20, yang menjadi kali keempat ia gagal meraih poin di musim debutnya di Moto3 2026. Pemenang balapan Moto3 GP Aragon adalah Maximo Quilles, yang baru pulih dari cedera dan mengalahkan David Almansa serta Marco Morelli.
Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama turun ke posisi tujuh klasemen dengan 97 poin. Sementara itu, Quilles tetap di puncak klasemen dengan 256 poin. Di kelas Moto2, Mario Aji juga mengalami balapan yang tidak menguntungkan.
Mario memulai balapan dari posisi 26 dan harus bekerja keras di tengah persaingan ketat. Ia finis di posisi 24, kembali gagal meraih poin. Alonso Lopez menjadi pemenang Moto2 GP Aragon, mencatatkan kemenangan kedelapan berbeda di musim ini.
Izan Guevara, yang akan naik ke MotoGP tahun depan, meraih posisi kedua setelah mengalahkan David Alonso. Manuel Gonzalez tetap pemimpin klasemen Moto2 meski hanya finis keenam di GP Aragon dengan 207,5 poin.
Sementara itu, Mario Aji tetap di peringkat 27 klasemen dengan koleksi 3 poin. Balapan Moto3 dan Moto2 akan beristirahat selama satu minggu, sebelum melanjutkan ke GP San Marino di Misano World Circuit Marco Simoncelli pada 11 hingga 13 September mendatang.[]
Sumber: Blackxperience
