Banda Aceh
Nanggroe

Wagub Aceh Sebut Kericuhan Masjid Raya Tak Ganggu Iklim Investasi

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa kericuhan yang terjadi saat peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid…

Oleh Waktu baca: 2 menit
Bagikan

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa kericuhan yang terjadi saat peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman tidak akan mengganggu iklim investasi Aceh pasca kericuhan. Ia menyebut situasi keamanan telah kembali normal pada sore hari setelah peristiwa itu.

Hal tersebut disampaikan Fadhlullah usai upacara peringatan HUT RI Ke-81 di Blang Padang, Banda Aceh, Senin (17/8/2026).

“Enggak. Sebenarnya tidak ada ricuh di Aceh, hanyalah biasa bahwa setiap acara keramaian karena disusupi oleh orang-orang tidak bertanggung jawab,” kata Fadhlullah.

Menurutnya, aparat keamanan telah melakukan penanganan sehingga kondisi kembali normal. Ia memastikan situasi Aceh saat ini tetap aman, tenang, dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun para pelaku usaha.

“Pihak keamanan di sorenya kita sudah kembali aman, normal, dan Aceh sekarang pas magrib pun sudah berjalan aman, tenang, dan nyaman,” ujarnya.

Forkopimda Rutin Jaga Stabilitas

Fadhlullah menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) rutin melakukan pertemuan, terutama menjelang peringatan hari-hari besar nasional. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Sejumlah rekomendasi yang dihasilkan dalam pertemuan Forkopimda bersifat normatif, terutama terkait upaya menjaga keamanan, kenyamanan, kebersamaan, serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

“Kita jaga kebersamaan tentang Aceh ini, seperti yang saya sampaikan keamanan, kenyamanan, dan masyarakat Aceh bisa beribadah dengan tenang,” katanya.

Dengan stabilitas yang terjaga, Fadhlullah optimistis iklim investasi Aceh pasca kericuhan tetap terjaga. Ia meyakini investor tidak akan ragu menanamkan modalnya di Aceh selama pemerintah mampu menjamin keamanan dan kenyamanan berusaha.

Ajakan Bahu-membahu Bangun Aceh

Terkait situasi pasca kerusuhan, Fadhlullah juga mengajak masyarakat Aceh untuk menjaga kedamaian dan ketenangan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun Aceh agar semakin sejahtera.

“Sesama kita bangsa Aceh, sesama kita rakyat Aceh, mari bahu-membahu untuk mewujudkan Aceh yang sejahtera dan makmur,” pungkasnya.

Pernyataan Wagub ini menjadi sinyal menenangkan bagi dunia usaha dan publik. Kericuhan yang terjadi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman tidak diharapkan menimbulkan persepsi negatif terhadap keamanan dan kenyamanan berinvestasi di Serambi Mekkah. Pemerintah Aceh berkomitmen menjaga stabilitas agar roda perekonomian tetap bergerak dan iklim usaha tetap kondusif.**

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.