Banda Aceh
Nanggroe

AHY: UMKM Aceh Harus Jadi Prioritas Rehabilitasi Pascabencana

Banda Aceh – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di…

Oleh Waktu baca: 2 menit
Bagikan

Banda Aceh – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh dikawal secara serius. Pemulihan tidak boleh berhenti pada infrastruktur, tetapi juga harus membangkitkan kembali perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan AHY saat memberikan sambutan secara daring dalam pembukaan Musyawarah Daerah Partai Demokrat Aceh, Rabu (19/8/2026).

“Semua itu harus bisa kita kawal agar rehabilitasi dan rekonstruksi benar-benar kembali membangkitkan semangat masyarakat,” kata AHY.

Pulihkan Ekonomi, Bukan Hanya Fisik

AHY mengatakan, bencana besar yang terjadi di Aceh telah menimbulkan duka mendalam sekaligus kerusakan terhadap berbagai fasilitas publik. Kerusakan itu tidak hanya menyangkut jalan, jembatan, dan irigasi, tetapi juga rumah warga, fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga rumah ibadah.

Ia menilai pemulihan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pemulihan perekonomian Aceh. Sebab, bencana juga berdampak terhadap sektor ekonomi riil dan aktivitas ekonomi lokal.

“Bencana yang dahsyat itu juga telah merusak sektor-sektor ekonomi riil, ekonomi lokal, para pelaku UMKM,” ujarnya.

AHY secara khusus menyoroti kondisi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang ikut terdampak akibat bencana. Ia berharap proses pemulihan dapat segera mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat sehingga kondisi sosial dan ekonomi Aceh kembali normal.

Pernyataan ini menegaskan bahwa rehabilitasi pascabencana Aceh tidak cukup diukur dari selesainya pembangunan fisik. Yang lebih penting adalah seberapa cepat masyarakat dapat kembali bekerja, berdagang, dan menghidupkan roda ekonomi lokal.

Kader Demokrat Harus Hadir, Bukan Cuma Saat Pemilu

AHY menegaskan pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian dalam menghadapi persoalan tersebut. Partai Demokrat bersama struktur partai dan para wakil rakyat diminta ikut hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengingatkan kader Demokrat agar tidak hanya hadir ketika momentum pemilu maupun pilkada. Keberadaan partai politik harus dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika mereka menghadapi persoalan ekonomi, lapangan pekerjaan, maupun daya beli.

“Kita ingin hadir selalu di tengah-tengah masyarakat, terutama di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan dari kita,” katanya.

AHY menyebut pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan pekerjaan, dan pemerataan kesejahteraan merupakan bagian dari perjuangan bersama untuk mewujudkan janji kemerdekaan. Karena itu, kader Demokrat di Aceh diminta ikut mengawal agenda pembangunan sekaligus memastikan kepentingan masyarakat menjadi perhatian.

“Pemerintah tidak mungkin sendirian,” tegasnya.

Ia berharap pemulihan pascabencana tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan warga Aceh.**

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.