Direktur ASDP Ungkap Kondisi Terkini Korban KMP Aceh Hebat 2 Saat Kunjungi RSUDZA

acehtoday.id/ | Banda Aceh – PT ASDP Indonesia Ferry pusat mengunjungi korban luka bakar akibat ledakan mesin KMP Aceh Hebat 2 di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Direktur SDM & Layanan Korporasi PT ASDP Indonesia Ferry, Ardhi Ekapaty sekaligus General Manager Cabang Banda Aceh, Andre Setiawan dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Amatan acehtoday.id/, Ardhi Ekapaty sekaligus Andre Setiawan mengunjungi para korban di ruang perawatan intensif sekaligus berbincang dengan keluarga korban yang terdampak.

Pada kesempatan ini, Ardhi mengungkapkan perkembangan terbaru kondisi korban yang masih menjalani perawatan di RSUDZA.

Berdasarkan data yang diterimanya, empat korban masih dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU), delapan korban dirawat di High Care Unit (HCU), sementara tiga korban lainnya telah dipindahkan ke ruang rawat inap.

“Saya melihat dari korban itu ada 14 taruna dan satu Kepala Kamar Mesin (KKM) kami sendiri. Rinciannya saat ini empat orang di ICU, delapan orang di HCU, dan tiga lainnya sudah masuk ke ruang rawat inap,” kata Ardhi.

Ardhi juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa para taruna Politeknik Pelayaran dan seorang Kepala Kamar Mesin (KKM) saat kegiatan pembelajaran di kamar mesin kapal.

“Atas nama Direksi PT ASDP Indonesia Ferry, kami menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam atas insiden yang terjadi pada KMP Aceh Hebat 2. Pikiran dan perhatian kami saat ini tertuju kepada para korban yang sedang menjalani perawatan serta keluarga yang mendampingi mereka,” kata Ardhi.

Terkait penanganan korban, Ardhi memastikan seluruh proses pengobatan akan didukung secara maksimal oleh perusahaan.

“Proses kesehatan atau kesembuhan adik-adik dan anak-anak kita yang menjadi korban akan kami dukung secara optimal dan maksimal,” ujarnya.

Tidak hanya biaya pengobatan, ASDP juga memastikan kebutuhan keluarga korban yang datang dari berbagai daerah akan difasilitasi selama berada di Banda Aceh.

“Kami sudah membentuk tim posko. Segala kebutuhan yang diperlukan oleh keluarga bisa menghubungi posko yang sudah dibentuk,” ucap Ardhi.

Direktur ASDP Serahkan Proses Penyelidikan

Sementara itu, terkait penyebab insiden, Ardhi menegaskan pihaknya menyerahkan proses penyelidikan sepenuhnya kepada aparat yang berwenang dan belum menerima hasil investigasi resmi.

“Kalau proses itu bukan dari pihak ASDP. Kita menghormati dan menghargai aparat yang berwenang yang saat ini melakukan investigasi atas kejadian tersebut,” tambah Ardhi.

Saat ditanya apakah sudah ada informasi lanjutan mengenai penyebab ledakan, Ardhi menjawab pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan.

Selain itu, ia juga memastikan KMP Aceh Hebat 2 untuk sementara tidak beroperasi selama proses investigasi masih berlangsung.

“Untuk sementara kapal memang masih dihentikan karena masih dalam proses investigasi. Nantinya ada kapal KMP BRR yang menggantikan untuk sementara waktu,” tutup Ardhi.

 

Related posts

Leave a Comment