Banda Aceh – drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Demokrat Aceh periode 2026-2031. Berkas pencalonannya diterima langsung oleh Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Aceh di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh, Banda Aceh, Senin (10/8/2026).
Penerimaan berkas dilakukan oleh jajaran SC Musda yang terdiri dari Dalimi, SE, Ak, Zainal, ST, dan Iqbal Farabi, SH. Prosesi tersebut turut disaksikan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Pidie, Syawal. Kehadiran Syawal menandakan dukungan akar rumput terhadap pencalonan Nurdiansyah yang berasal dari daerah pemilihan yang sama.
Dalam kesempatan itu, Nurdiansyah menegaskan komitmennya untuk membesarkan Partai Demokrat Aceh dan melanjutkan pengabdian melalui partai berlambang bintang mercy tersebut. Ia menyebut perjalanan politiknya selama kurang lebih 7 tahun telah menjadi modal berharga untuk memimpin partai ke depan.
“Saya masih tertarik dan masih punya modal politik. Kurang lebih 7 tahun, selepas meninggalkan jabatan PNS,” ujar Nurdiansyah.
Pengalaman 7 Tahun Jadi Modal Besar
Nurdiansyah bukanlah wajah baru di kancah politik Aceh. Sebelum terjun penuh ke dunia politik, ia merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memutuskan mundur untuk fokus mengabdi melalui jalur partai. Keputusan itu diambil sekitar 7 tahun lalu dan sejak saat itu ia aktif membangun jaringan serta memperkuat basis dukungan.
Menurutnya, seluruh proses yang telah dilalui, baik kelebihan maupun kekurangan, telah membentuk pengalaman serta kemampuannya dalam berorganisasi dan berpolitik. Modal itulah yang kini ia bawa untuk bertarung memperebutkan kursi Nurdiansyah Alasta calon Ketua Demokrat Aceh.
Nurdiansyah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan pengurus Partai Demokrat yang selama ini telah bersama-sama menjaga perjuangan partai. Ia mengajak seluruh kader untuk membangun kebersamaan dan memperkuat konsolidasi partai menghadapi agenda politik ke depan.
“Boleh bersama-sama dari saat ini,” katanya.
Verifikasi Berkas dan Agenda Musda 19 Agustus
Ketua SC Musda, Dalimi, SE, Ak, menyatakan bahwa proses penerimaan berkas pencalonan berjalan dengan lancar. Tahapan selanjutnya, seluruh dokumen yang telah diserahkan akan dilakukan pengecekan dan verifikasi sesuai ketentuan serta persyaratan pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat Aceh.
Dengan masuknya Nurdiansyah Alasta dalam daftar bakal calon, peta persaingan menuju kursi pucuk pimpinan Demokrat Aceh semakin menarik. Sejumlah nama disebut-sebut akan turut meramaikan kontestasi yang puncaknya akan ditentukan dalam Musda pada 19 Agustus 2026 mendatang.
Forum Musda tersebut bukan sekadar memilih calon Ketua Demokrat Aceh untuk periode 2026-2031, melainkan juga menjadi momentum krusial bagi konsolidasi partai secara menyeluruh.
Partai Demokrat Aceh bersiap menghadapi agenda politik besar ke depan, termasuk Pemilu 2029 yang semakin dekat di depan mata. Nurdiansyah dan seluruh kontestan lainnya akan membuktikan siapa yang paling layak memimpin partai di bawah panji soliditas dan kemenangan.**
