Banda Aceh
Berita

Peran Badan Usaha dan Lembaga Inspeksi dalam Program BPBL

Kementerian ESDM menjelaskan peran penting badan usaha dan lembaga inspeksi dalam program BPBL.

Oleh Waktu baca: 1 menit
Bagikan

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjalankan program bantuan pasang baru listrik (BPBL). Program ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat mendapat akses listrik. Pelaksanaan program BPBL membutuhkan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) ESDM menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Badan Usaha Pembangunan dan Pemasangan (Bangsang) serta Lembaga Inspeksi Teknik Tegangan Rendah (LIT-TR). Menurut Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis, Andriah Feby Misna, sinergi ini penting untuk memberikan listrik yang andal dan aman.

Feby menyatakan bahwa keterlibatan Bangsang dan LIT-TR krusial untuk mendukung program BPBL secara teknis dan administratif. “Melalui sinergi dan penyamaan pemahaman, seluruh pihak diharapkan dapat menjalankan perannya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar Feby.

Dia juga menekankan pentingnya pemenuhan standar tidak hanya dari sisi material. Badan usaha pembangunan harus mematuhi standar yang telah ditetapkan. “Kita ingin tidak ada perbedaan pemahaman dan tidak ada target yang terputus,” tambahnya.

Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Gatrik, Eri Nurcahyanto, juga menekankan penggunaan material sesuai spesifikasi. Pelaksanaan pekerjaan harus berdasarkan petunjuk teknis untuk memastikan instalasi listrik berkualitas. Hal ini penting agar listrik yang disalurkan kepada masyarakat dapat digunakan dalam jangka panjang dan memenuhi aspek keselamatan.[]

Sumber: Validnews

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.