Barcelona, di bawah pelatih Hansi Flick, menunjukkan performa mengesankan di La Liga musim ini. Tim asal Catalunya ini berhasil memenangi tujuh laga pertama, mencatatkan hasil sempurna. Jika Barcelona menang melawan Getafe, mereka akan menyamai awal terbaik dalam sejarah klub.
Awal terbaik tercatat pada musim 2013-2014 saat dilatih Tata Martino. Barcelona mengawali musim dengan tujuh kemenangan beruntun itu. Namun, mereka mengalami kendala setelah Osasuna menahan imbang tanpa gol pada giornata kesembilan.
Setelah itu, Barcelona tetap tak terkalahkan hingga giornata ke-14. Mereka mengalami kekalahan pertama pada giornata ke-15 di tangan Athletic Bilbao. Pada musim yang sama, Barcelona mengakhiri La Liga dengan 87 poin.
Atletico Madrid juga memulai musim dengan baik, meraih delapan kemenangan berturut-turut. Tim besutan Diego Simeone ini mengklaim gelar liga di giornata terakhir setelah bermain imbang dengan Barcelona.
Real Madrid pernah mencatatkan awal yang sama pada musim 1961-1962 dan 1987-1988. Rekor tanpa kekalahan terbaik selama sembilan jornada pertama dipegang Madrid pada musim 1968-1969. Mereka kehilangan poin pada jornada kesepuluh setelah imbang dengan Pontevedra.
Performa Barcelona di bawah Flick mendapat perhatian khusus. Tim ini tidak hanya memimpin klasemen dengan 21 poin, tetapi juga produktif dengan mencetak 31 gol. Rata-rata gol per laga hampir mencapai 4 gol.[]
Sumber: Goal.com
