Agus Harimurti Yudhoyono, yang akrab disapa AHY, menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan sejati yang berfokus pada generasi mendatang. Dalam acara peluncuran bukunya di Jakarta pada 23 September, ia menyatakan, “Kepemimpinan sejati bukan tentang pemilihan umum berikutnya, tetapi tentang generasi berikutnya.” Pernyataan ini menekankan bahwa pemimpin harus menyiapkan penerus sebelum masa jabatannya berakhir.
AHY menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus aktif memikirkan dan menyiapkan siapa yang akan melanjutkan tugas yang belum terlaksana. Ini sangat penting mengingat kondisi dunia saat ini yang penuh dengan ketidakpastian dan tantangan.
Menurutnya, masalah ekonomi yang dihadapi saat ini akan berdampak langsung pada kehidupan keluarga. Dia juga menyoroti tantangan ekologis yang semakin nyata, seperti pemanasan global dan fenomena cuaca ekstrem seperti El Nino yang menyebabkan kemarau panjang.
AHY memperingatkan bahwa badai dan bencana hidrometeorologi juga mengancam masyarakat. Ia menyatakan, “Kita harus tergerak” untuk memikirkan masa depan generasi yang akan datang.
Dia berbicara tentang tanggung jawabnya sebagai orang tua, mengingat anaknya yang masih bayi. AHY membayangkan bagaimana kondisi kehidupan di masa depan dan menekankan pentingnya kolaborasi di berbagai sektor untuk menghadapi tantangan tersebut.
“Sejatinya manusia saling berkompetisi, tetapi semangat era hari ini dan ke depan adalah kolaborasi,” ujarnya. Kolaborasi ini tidak hanya diperlukan antar sektor, tetapi juga antar daerah dan lembaga.[]
Sumber: Berita Terkini – ANTARA News
