… Banda Aceh
News

Keluhan Umum Pemilik Mobil Listrik di Bengkel Umum

Pemilik mobil listrik di Indonesia sering mengeluhkan masalah AC dan limp mode.

Oleh Diperbarui:
Bagikan

JAKARTA, KOMPAS.com – Mobil listrik masih menjadi teknologi baru bagi konsumen di Indonesia. Banyak pemilik mengalami keluhan terkait mobil mereka. Untuk mobil baru, pemilik bisa meminta layanan di bengkel resmi atau bengkel umum yang kini mulai melayani servis mobil listrik.

Andrew Jonathan, Manager Domo Hybrid EV, menyatakan bahwa keluhan yang sering diterima berkisar pada dua masalah, yaitu sistem pendingin udara dan fitur pengaman kendaraan. “Paling banyak itu AC tidak dingin dan mobil yang masuk ke safe mode atau limp mode,” ujar Andrew kepada Kompas.com, Selasa (6/10/2026).

Mengenai masalah AC yang tidak dingin, Andrew menjelaskan ada berbagai penyebab. Penyebab tersebut antara lain kebocoran freon di kondensor, evaporator, atau selang AC serta masalah pelumasan kompresor. Penyebab lainnya termasuk belum pernah flushing oli kompresor dan freon, sehingga olinya bisa menjadi hitam.

Jika terjadi kebocoran, penggantian sparepart AC yang bocor diperlukan. Proses ini juga harus disertai flushing AC. Untuk model tertentu seperti Wuling Air ev, masalah AC tidak dingin cukup sering terjadi. Penyebabnya biasanya berasal dari karet seal pada expansion valve atau kondensor yang aus.

Kerusakan pada kondensor bisa dipicu oleh benturan kerikil saat berkendara atau korosi karena penumpukan kotoran. Selain itu, penyumbatan pada filter AC yang sangat kotor juga dapat menghambat aliran angin. Estimasi biaya perbaikan AC mobil listrik bervariasi, mulai dari Rp 150.000 hingga jutaan rupiah, tergantung tingkat kerusakan dan komponen yang perlu diganti.

Keluhan kedua yang sering dialami pemilik mobil listrik adalah saat kendaraan tiba-tiba masuk ke limp mode. Kondisi ini membatasi performa kendaraan dan bisa membuatnya tidak dapat dijalankan sama sekali.[]

Sumber: Kompas.com

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.