… Banda Aceh
News

Asal-Usul Istilah Generasi Stroberi untuk Gen Z

Istilah 'generasi stroberi' menggambarkan karakteristik Gen Z dalam pendidikan dan dunia kerja.

Oleh Diperbarui:
Bagikan

Istilah ‘generasi stroberi’ semakin populer dalam pembicaraan mengenai generasi Z, khususnya di bidang pendidikan dan lingkungan kerja. Sebutan ini merujuk pada anak muda yang terlihat berprestasi namun dianggap mudah menyerah saat menghadapi tekanan mental.

Asal-usul istilah ini berasal dari Taiwan pada tahun 1990-an. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan generasi muda yang lahir setelah tahun 1981 yang mulai memasuki fase dewasa.

Masyarakat Taiwan memilih metafora stroberi karena karakteristiknya yang menarik namun mudah hancur jika terinjak. Hal ini mencerminkan anak muda yang tumbuh dalam kondisi ekonomi yang lebih baik dibandingkan orang tua mereka.

Generasi stroberi memiliki banyak kelebihan, seperti kreativitas dan kecerdasan visual yang tinggi. Namun, mereka juga rentan terhadap kerapuhan emosional.

Pola asuh orang tua yang berlebihan dan akses informasi yang mudah di era digital berkontribusi pada fenomena psikologis ini. Fasilitas yang instan sering kali membuat mereka kurang memiliki daya lenting saat menghadapi kenyataan dunia kerja.

Paparan media sosial juga memicu fenomena diagnosis diri mandiri yang berlebihan terkait kesehatan mental. Namun, masyarakat diingatkan untuk tidak hanya melihat label ini sebagai negatif.

Label ini seharusnya menjadi ajakan untuk evaluasi bersama. Dengan pendampingan mentor yang tepat, generasi ini dapat bertransformasi dan memanfaatkan potensi kreatif mereka untuk masa depan yang lebih baik.[]

Sumber: jurnas.com

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.