Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pandangan baru mengenai duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029. Saat ini, Jokowi berpendapat bahwa pembahasan tentang pilpres masih terlalu jauh. Pada September 2025, Jokowi sebelumnya mendukung penuh pemerintahan Prabowo-Gibran untuk dua periode.
Pada saat itu, Jokowi mengarahkan relawan Bara JP untuk mendukung Prabowo dan Gibran. “Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu (dukung Prabowo-Gibran dua periode),” kata Jokowi ketika ditanya perihal dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa perintah itu sudah disampaikan lebih awal.
Meski menyatakan dukungan tersebut, ketika ditanyakan tentang kemungkinan Prabowo dan Gibran maju lagi di Pilpres 2029, Jokowi tidak memberikan jawaban pasti. “(Bapak dukung dua periode?) Saya sampaikan itu ke relawan. Karena ada yang bertanya mereka,” ujarnya.
Pernyataan Jokowi juga diperkuat oleh Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, yang mengatakan Jokowi meminta PSI untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran. Bestari mengungkapkan bahwa pada Juni 2026, Jokowi meminta dukungan untuk Prabowo dan Gibran hingga dua periode.
“Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan sampai dua periode,” ungkap Bestari. Ia menambahkan bahwa Jokowi mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dan mendukung pasangan tersebut.
Bestari menjelaskan bahwa Jokowi juga meminta untuk menjauhkan fitnah terkait pemerintahan Prabowo dan Gibran. Dia menekankan bahwa tidak mungkin ada dua matahari dalam konteks dukungan politik.
Dengan pernyataan yang berbeda ini, Jokowi menunjukkan sikap yang lebih hati-hati menjelang Pilpres 2029. Meskipun dukungan untuk Prabowo dan Gibran terus ada, pernyataan tersebut menimbulkan tanda tanya tentang arah politik di masa mendatang.[]
Sumber: detikNews
