ACEHTODAY.ID | PIDIE – Ketua Askarimah Pidie sekaligus eks Pasukan Inong Balee, Azizah, mengecam penembakan di Pulo Kenari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie. Ia mendesak Pangdam mengambil tindakan tegas dan bertanggungjawab terhadap anggota yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Azizah menilai, penembakan itu berpotensi mencederai perdamaian Aceh yang dibangun melalui perjuangan panjang dan kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki.
“Jangan coba-coba merusak perdamaian Aceh. Kami juga masih mampu mengangkat senjata, tetapi perdamaian harus tetap kita jaga,” tegasnya.
Ia meminta Pangdam memastikan dugaan keterlibatan anggotanya diusut secara transparan dan diproses sesuai hukum. Menurutnya, setiap tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan Aceh tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.

Azizah menegaskan, perdamaian Aceh merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan besar. Karena itu, seluruh pihak harus menghormati MoU Helsinki dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik baru.
Ia berharap penanganan kasus tersebut dilakukan secara tegas, adil, dan transparan agar memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga perdamaian Aceh.

