… Banda Aceh
Uncategorized

Puing-puing Pesawat Tempur Soviet Perang Dunia 2 Ditemukan

Oleh
Bagikan

ACEHTODAY.ID – Para peneliti menemukan sisa-sisa pesawat tempur Soviet Yakovlev Yak-1 dari Perang Dunia 2 di dekat kota Törtel, Hongaria tengah.

Puing-puing tersebut terkubur pada kedalaman 5,20 meter. Setelah dipugar, temuan itu akan dipamerkan kepada publik, demikian laporan honvedelem.hu.

Letnan Muda Károly Magó, anggota Brigade Helikopter Ke-86 Szolnok Angkatan Pertahanan Hongaria sekaligus peneliti bangkai pesawat, memaparkan temuan tersebut dalam konferensi pers di Szolnok.

Menurut dia, penemuan ini terwujud berkat kerja sama erat antara Museum Sejarah Militer, personel brigade helikopter, dan anggota Asosiasi Penelitian Bangkai Pesawat Hongaria.

Temuan ini menyingkap nasib sebuah pesawat yang kisahnya telah terdokumentasi dengan baik sejak tahap akhir Perang Dunia II.

Pada awal November 1944, dua pilot dari pihak yang berseberangan bertempur di langit Törtel, yakni Letnan Jerman Peter Düttmann dan Letnan Pengawal Soviet Alexander Semyonovich Andrianov.

Puing-puing Pesawat Tempur Soviet Perang Dunia II Ditemukan
Foto: honvedelem.hu /Zsuzsa Szűcs-Horváth

Düttmann memenangi duel udara itu dan menembak jatuh pesawat lawan. Andrianov sempat menyelamatkan diri dengan parasut, tetapi kemudian ditawan sebagai tawanan perang.

Penyelidikan ini diprakarsai oleh István Kocsis, salah satu pendiri Asosiasi Penelitian Bangkai Pesawat Hongaria. Setelah mewawancarai saksi mata, ia mempersempit lokasi jatuhnya pesawat secara bertahap. Penyelidikan pendahuluan telah dimulai sejak September.

Melacak Lokasi Jatuhnya Pesawat Perang Dunia 2

Penggalian mengikuti pedoman arkeologi yang ketat, dipadukan dengan metode yang lazim dipakai dalam investigasi forensik kecelakaan pesawat terbang.

Pemeriksaan di lokasi memastikan bahwa pesawat menghantam tanah dengan kecepatan tinggi. Karena Yak-1 dibangun dengan konstruksi campuran, yakni rangka tabung baja, kayu, dan kain, benturan itu menghancurkan pesawat menjadi kepingan yang tak terhitung jumlahnya.

Tanah yang gembur menjadi tantangan khusus bagi tim pemulihan pada kedalaman yang lebih besar. Para ahli memilih teknik pengangkatan blok.

Alat berat memindahkan blok-blok tanah berukuran besar, yang kemudian diekspos dan dibersihkan lapis demi lapis dengan hati-hati di tepi lubang galian.

Puing-puing Pesawat Tempur Soviet Perang Dunia II Ditemukan
Foto: honvedelem.hu /Zsuzsa Szűcs-Horváth

Meski mengalami kerusakan cukup parah, sejumlah komponen penting berhasil diselamatkan:

  • Roda pendaratan dan mesin: Komponen utama kedua sistem tersebut berhasil diangkat.
  • Penutup kain pesawat: Bagian kain berukuran sangat besar bertahan di dalam tanah, termasuk sebagian bintang merah Soviet yang terawetkan dalam kondisi relatif baik, serta serpihan nomor identifikasi taktis pesawat.
  • Barang pribadi: Selain bagian pesawat, para peneliti menemukan barang pribadi milik pilot, antara lain sebuah buku bertanda tangan Andrianov yang kini sedang dikonservasi.

Para ahli menilai puing pesawat ini sebagai peninggalan sejarah yang langka, sebab penemuan pesawat jenis ini dalam jumlah signifikan sangat jarang terjadi.

Pesawat dapat diidentifikasi secara pasti karena nomor konstruksi badan pesawat dan nomor seri mesin masih tertera pada sejumlah komponen.

Dengan demikian, dipastikan bahwa bangkai tersebut merupakan pesawat yang diterbangkan Letnan Pengawal Andriano

Puing-puing Pesawat Tempur Soviet Perang Dunia II Ditemukan
Pesawat Yak-1, sekitar tahun 1940. Foto: Wikimedia Commons / Domain Publik

v.

Dalam konferensi pers di museum penerbangan di Szolnok, tim memperkenalkan sebagian awal barang temuan. Bagian-bagian yang rusak parah dan tidak dapat direkonstruksi akan diarsipkan di gudang penyimpanan.

Koleksi yang paling spektakuler akan dipamerkan di Museum Sejarah Militer di Budapest, sedangkan sebagian besar lainnya akan disimpan permanen di Szolnok.

Balázs Polgár, kepala departemen arkeologi medan perang di Institut dan Museum Sejarah Militer, menegaskan bahwa seluruh barang temuan sedang menjalani proses konservasi yang ekstensif.

Setelah melalui analisis ilmiah, artefak dari pertempuran udara 1944 itu akan dipresentasikan dalam publikasi khusus dan pameran khusus di Museum Sejarah Militer.

Sumber: hungarytoday.hu

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.