Pertandingan antara AC Milan dan Sassuolo di MAPEI Stadium pada 12 Oktober 2026 berakhir dengan skor imbang 1-1. Gol Adrien Rabiot sempat membawa Milan unggul, sebelum Cas Odenthal berhasil menyamakan kedudukan. Meskipun menguasai permainan, Sassuolo gagal memanfaatkan keunggulan dalam penguasaan bola.
AC Milan menunjukkan performa yang frustrasi secara taktikal, dengan Sassuolo mengendalikan 59% penguasaan bola. Namun, mereka tidak dapat mengubah dominasi tersebut menjadi kemenangan. Babak pertama berlangsung lambat, dipenuhi dengan cedera pemain, termasuk Matteo Gabbia, yang mengganggu ritme permainan.
Peluang terbaik Milan tercipta menjelang akhir babak pertama, namun Sassuolo tetap disiplin dalam pertahanan. Situasi berubah di babak kedua ketika Rabiot mencetak gol pada menit ke-63, berkat assist dari Luka Modric, yang masuk di babak kedua. Sayangnya, keunggulan Milan hanya bertahan lima menit.
Ketidakmampuan Milan untuk membersihkan bola dari tendangan sudut membuat Odenthal menyamakan kedudukan. Milan akhirnya beruntung tidak kalah setelah gol Kristian Thorstvedt dianulir karena pelanggaran dalam prosesnya. Pelatih Ruben Amorim pun merenungkan kesempatan yang terlewat untuk meraih kemenangan.
Di posisi kiper, Mike Maignan mencatatkan nilai 6 dari 10. Ia banyak berada dalam posisi menonton, karena Sassuolo hanya mencatatkan empat tembakan tepat sasaran. Maignan melakukan penyelamatan penting sebelum gol penyama kedudukan terjadi, namun tidak dapat berbuat banyak terhadap gol Odenthal.
Strahinja Pavlovic juga mendapatkan nilai 6 dari 10. Ia hampir mencetak gol di akhir babak pertama, tetapi tembakannya berhasil dihalau oleh kiper Sassuolo. Pavlovic kesulitan menghadapi kecepatan para penyerang Sassuolo dan menerima kartu kuning pada menit akhir pertandingan.
Mario Gila, yang terlihat lebih tenang, juga mendapatkan nilai 6 dari 10. Ia berperan penting dalam mengatur permainan Milan dan berhasil menangkap peluang di akhir pertandingan yang mengarah ke potensi kemenangan Sassuolo. Pertandingan ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Liga Serie A.[]
Sumber: Goal.com
