Pertamina Grand Prix of Indonesia kelas Moto2 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengalami insiden serius pada Minggu, 10 September 2026. Red flag dikibarkan setelah empat pebalap terjatuh saat lap pembuka, tepatnya di tikungan satu.
Empat rider yang terlibat dalam insiden ini adalah Daniel Holgado, David Alonso, Joe Roberts, dan Collin Veijer. Daniel Holgado kehilangan kendali dan menabrak rekan setimnya, David Alonso, yang juga terjatuh dalam kecelakaan tersebut.
Holgado turut menjatuhkan Joe Roberts, sementara tangki bahan bakar dari motor Alonso terlepas dan menghantam KTM yang dikendarai Collin Veijer. Meskipun insiden ini mengakibatkan kerusakan, keempat pebalap tersebut dapat bangkit kembali setelah terjatuh.
Karena red flag dikibarkan sebelum tiga lap diselesaikan, balapan harus dimulai ulang dari grid awal. Balapan akhirnya dipangkas menjadi 14 lap. Izan Guevara memulai balapan dari posisi terdepan, diikuti oleh Alex Escric di posisi kedua.
David Alonso tidak ikut dalam restart balapan ini. Daniel Holgado memulai dari posisi keempat, sementara Daniel Munoz menempati posisi lima besar. Posisi enam hingga dua puluh satu diisi oleh Ivan Ortola, Joe Roberts, Collin Veijer, Tony Arbolino, Manuel Gonzalez, Filip Salac, Zonta, Senna Agius, Jose Rueda, Taiyo Furusato, Ayumu Sasaki, Alonso Lopez, Luca Lunetta, Adrian Huertas, Angel Piqueras, dan Mario Aji.
Insiden ini menyoroti risiko yang dihadapi para pebalap di sirkuit. Meskipun terjadi kecelakaan, semua pebalap diharapkan dapat melanjutkan balapan dengan aman.[]
Sumber: detikoto
