… Banda Aceh
Berita

Kebakaran Hutan dan Lahan: Dampak Terus Berulang di Indonesia

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia kembali mengancam kesehatan warga. Sejumlah data menunjukkan dampak serius yang ditimbulkan.

Oleh
Bagikan

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia menjadi masalah yang terus berulang. Tahun ini, kebakaran di Sumatera dan Kalimantan berdampak pada 12,5 juta orang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 300 orang dirawat inap dan empat meninggal dunia.

Pemadaman kebakaran masih berlangsung. Dinas kesehatan di tiga provinsi Kalimantan melaporkan lonjakan pasien dengan gangguan pernapasan, iritasi mata, dan demam tifoid. Dalam tiga bulan terakhir, kasus kesehatan terkait mencapai puluhan ribu.

Di Kalimantan Selatan, tercatat 33.000 kasus sejak Agustus 2026. Sementara di Kalimantan Tengah, lebih dari 75.000 kasus ISPA dilaporkan sejak asap kebakaran muncul. Beberapa rumah di kabupaten dan kota yang terdampak asap telah disiapkan untuk mengatasi masalah ini.

Warga yang tinggal di daerah terdampak mengeluhkan kondisi yang menyulitkan. Asap menyelimuti lahan dan jalan raya, bahkan masuk ke rumah melalui ventilasi. Kejadian tahun ini mirip dengan karhutla pada 2015, di mana kemarau panjang menyebabkan titik-titik panas berubah menjadi kebakaran.

Antara Juni hingga Oktober 2015, lahan seluas 2,6 juta hektar terbakar, menyebabkan kerugian hingga Rp 221 triliun. Data tahun 2016 menunjukkan bahwa 59 persen kebakaran terjadi di lahan nonhutan. Di Papua, luas karhutla pada 2015 dan 2016 masing-masing adalah 268 ha dan 186 ha.

Penyebab kebakaran beragam, termasuk proses alami, aktivitas warga, dan kegiatan perusahaan pemegang konsesi. Sebanyak 262 perusahaan terkait karhutla telah diidentifikasi, dengan harapan pemerintah dapat menindaklanjuti dan memverifikasi temuan ini.

Walaupun pemerintah bisa saja mengabaikan permintaan ini, penting bagi mereka untuk menindaklanjuti temuan dengan melakukan verifikasi. Menindaklanjuti pelanggaran secara tegas adalah langkah yang diharapkan masyarakat.[]

Sumber: Kompas.id

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.