USMNT muda, di bawah arahan Mauricio Pochettino, bersiap menghadapi Peru dalam laga persahabatan. Pertandingan ini akan menjadi ujian bagi para pemain muda yang baru dipanggil. Pochettino berharap dapat memaksimalkan para remaja bertalenta dalam waktu tiga pekan ke depan.
Pochettino telah menghabiskan 18 bulan melihat hampir setiap pemain senior yang tersedia. Beberapa mendapatkan menit bermain, meskipun peluang mereka untuk masuk skuad Piala Dunia sangat kecil. Kini, dia memanggil generasi baru pemain muda untuk skuad ini.
Skuad USMNT saat ini merupakan salah satu yang termuda di level senior, dengan banyak prospek berperingkat tinggi. Meskipun ada banyak pemain muda berbakat, ada juga keraguan tentang seberapa berarti jeda ini. Laga persahabatan ini melawan tim yang cukup bagus, namun tidak ada sesuatu yang dipertaruhkan.
Pochettino memanggil skuad muda untuk empat laga persahabatan pada akhir bulan ini. Tom Hindle menekankan bahwa semua pemain dalam kondisi baik dan tidak ada yang cedera. Menilai pentingnya laga-laga ini menjadi tantangan, karena setiap kemenangan terasa berarti, sementara kekalahan tidak ada artinya.
Pochettino ingin memastikan semua pemain mendapatkan kesempatan untuk bermain. Ia ingin menghindari cedera dan menunjukkan bahwa ia memberi peluang bagi para pemain muda. Namun, pada akhirnya, ia mungkin akan lebih memercayai pemain berpengalaman di Nations League mendatang.
Alex Labidou menambahkan bahwa momentum sangat penting setelah Piala Dunia yang berakhir mengecewakan. Skuad Pochettino harus menunjukkan performa meyakinkan. Mereka tidak perlu memenangkan semua pertandingan, tetapi harus bersaing dengan baik.
Peru akan menjadi lawan yang tangguh, dan laga ini bisa menjadi momen penting bagi USMNT muda. Pertandingan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada Pochettino mengenai potensi para pemainnya. Sekarang, perhatian tertuju pada bagaimana mereka akan beraksi di lapangan.[]
Sumber: Goal.com
