Sebuah video viral menunjukkan sekelompok pria berjoget dan diduga mengonsumsi narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan di Depok. Video ini memperlihatkan pria-pria tersebut berada di dalam ruangan dengan salah satu di antaranya memegang botol yang diduga merupakan alat pengisap sabu. Mereka juga terlihat berjoget diiringi musik yang kencang.
Menurut narasi dalam video, lokasi kejadian disebutkan sebagai Lapas Depok. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Depok, Bogi Nurseto, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. Bogi menyatakan bahwa mereka melakukan pendalaman internal untuk memastikan kebenaran video yang beredar.
“Menindaklanjuti hal tersebut, saat ini kami melaksanakan pendalaman, pengecekan, dan penelusuran secara internal untuk memastikan kondisi yang sebenarnya,” ujar Bogi. Ia menekankan bahwa pihak Rutan tidak mengabaikan informasi yang beredar di masyarakat dan menindaklanjutinya berdasarkan fakta di lapangan.
Proses investigasi masih berlangsung, dan pihak Rutan terus melakukan evaluasi untuk memastikan seluruh tugas, pelayanan, keamanan, dan ketertiban di Rutan Depok sesuai arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Bogi menambahkan, “Untuk itu saat ini kami masih melakukan pendalaman investigasi. Kami juga terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan untuk memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan baik.”
Pihak Rutan berkomitmen untuk mengikuti arahan pimpinan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yang menekankan prinsip Zero Halinar, yaitu bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang di Rutan Depok.[]
Sumber: detikNews
