… Banda Aceh
Hiburan

Ulasan Film Street Fighter: Seru tapi Tidak Realistis

Film Street Fighter menawarkan energi seru namun sering kali terasa tidak masuk akal.

Oleh
Bagikan

Film Street Fighter karya Kitao Sakurai mengalir dengan energi yang meriah dan penuh semangat. Dalam film ini, elemen “Psycho Power” menjadi inti plot yang memisahkan karakter-karakter unik yang diperankan oleh Capcom. Pertanyaan muncul, apakah ketidakrealistisan ini menjadi masalah ketika ada petarung dan makhluk misterius dengan kemampuan luar biasa?

Film ini dibuka dengan prolog anime yang stylish. Prolog tersebut memperlihatkan hubungan antara Ryu (Andrew Koji) dan Ken (Noah Centineo), yang merupakan sahabat saat berlatih di bawah bimbingan Gouken (Don Lee). Ketika Ryu perlahan menghilang dari sorotan, Ken menjadi sosok terkenal. Ken merasa Ryu adalah petarung yang lebih baik setelah Ryu menunjukkan kemampuannya mengendalikan “Hado power”.

Hado power, yang berasal dari dunia roh, hanya dapat dimiliki oleh petarung hebat. M. Bison (David Dastmalchian), pemimpin organisasi kriminal Shadaloo, sangat menginginkan kemampuan ini. Dia mengadakan turnamen untuk petarung terbaik dunia demi memperoleh Hado power untuk mengakses gerakan spesialnya sendiri. Film ini tampaknya tidak terlalu khawatir dengan pengembangan karakter atau narasi yang dalam.

Sakurai berfokus pada representasi luas dari franchise ini, walaupun hal itu mengorbankan cerita yang lebih mendalam. Penggambaran hubungan Ryu dan Ken sebagian besar mengikuti trope umum, yang membuat cerita terasa kurang memuaskan. Meskipun Andrew Koji dan Noah Centineo menunjukkan kemampuan akting yang baik, adaptasi ini tidak sepenuhnya memanfaatkan potensi mereka.

Film Street Fighter menghadirkan momen-momen seru namun tidak selalu terhubung dengan realitas. Meskipun karakter dan kemampuan magisnya kerap kali berada dalam domain fantastis, film ini tidak membiarkan akal sehat menghalangi kesenangan. Sakurai dan penulis T.J. Fixman tampaknya lebih memilih untuk menghadirkan kesenangan daripada logika dalam narasi.

Dengan semua elemen tersebut, Street Fighter adalah film yang menghibur meskipun sering kali terasa konyol. Bagi para penggemar franchise, film ini menawarkan pengalaman yang bertenaga dan penuh aksi. Namun, bagi penonton yang mengharapkan kedalaman cerita, mereka mungkin akan merasa kecewa.[]

Sumber: IGN

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.