ACEHTODAY.ID | BANDA ACEH – Insentif guru TPA/TPQ, fasilitas masjid, pengerukan Krueng Aceh, hingga pelatihan keterampilan bagi warga menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat Gampong Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, kepada anggota DPRK Banda Aceh, M. Zidan Al Hafidh, saat reses, Selasa (27/10/2026).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menampung beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari persoalan infrastruktur, fasilitas keagamaan, pemberdayaan ekonomi, hingga penataan lingkungan. Aspirasi tersebut mencerminkan harapan warga agar pembangunan di tingkat gampong semakin menyentuh kebutuhan sehari-hari.
Dalam bidang keagamaan, warga meminta perhatian terhadap insentif tenaga pengajar TPA/TPQ, pemasangan CCTV, serta pengadaan genset Masjid Gampong Peunayong. Masyarakat juga mengusulkan pembangunan teras Masjid Al Mukarramah Gampong Mulia.
Sementara di sektor infrastruktur dan lingkungan, warga menyampaikan kebutuhan pengerukan sedimen Krueng Aceh, pembangunan Lapangan SMEP, perbaikan parit, serta penanganan jalan berlubang di Jalan T.P. Polem. Mereka turut meminta evaluasi dan revitalisasi pembangunan di sepanjang bantaran Krueng Aceh, termasuk penertiban aktivitas anak punk di kawasan tersebut.
Aspirasi pemberdayaan ekonomi juga menjadi perhatian. Warga meminta pengadaan alat praktik pembuatan kue bagi PKK Gampong Peunayong serta pelatihan menjahit bordir dan keterampilan membuat kue guna membuka peluang usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, M. Zidan Al Hafidh menyatakan seluruh aspirasi warga akan disampaikan kepada pimpinan DPRK Banda Aceh untuk selanjutnya direkomendasikan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh.
Menurutnya, reses merupakan bagian penting dari tanggung jawab anggota dewan dalam memastikan kebutuhan masyarakat tersampaikan kepada pemerintah sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah pembangunan.
“Reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRK dalam setiap tiga bulan untuk turun ke dapil bertemu konstituen guna menjaring informasi. Oleh karenanya apa yang menjadi aspirasi masyarakat sudah menjadi tugas kami untuk mengawal ke Pemerintah Kota Banda Aceh,” tutur politisi PAN itu.
Melalui reses tersebut, Zidan berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjaga sehingga berbagai persoalan di tingkat gampong dapat diperjuangkan melalui kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran.(Adv)
