Lionel Messi tak dapat menahan air mata saat menjalani laga terakhirnya bersama Timnas Argentina. Pertandingan ini berlangsung pada Selasa, 6 Oktober 2026, melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires. Momen emosional ini menyentuh hati banyak netizen yang menyaksikannya.
Meski pertandingan berakhir imbang 0-0, fokus utama adalah perpisahan Messi dengan Albiceleste setelah lebih dari dua dekade. Sebelum memasuki lapangan, emosi Messi sudah terlihat, seperti yang terekam dalam video yang beredar di media sosial.
Video menunjukkan Messi menangis di dalam bus Timnas Argentina saat menuju stadion. Ribuan pendukung menghiasi perjalanan tim, dan Messi terlihat mengusap air matanya dengan tisu sambil melambaikan tangan kepada para fans.
Moment paling haru terjadi ketika lagu kebangsaan Argentina dinyanyikan sebelum pertandingan. Messi berdiri di lapangan bersama ketiga putranya—Thiago, Mateo, dan Ciro. Awalnya, ia berusaha menahan emosinya, namun akhirnya air mata tak dapat dibendung.
Keadaan haru tak hanya dirasakan oleh Messi, tetapi juga pelatih Argentina, Lionel Scaloni, dan bek veteran Nicolás Otamendi. Mereka terlihat emosional menyaksikan momen perpisahan tersebut.
Pada menit ke-10, pertandingan dihentikan sejenak untuk memberikan penghormatan kepada Messi, yang mengenakan nomor punggung 10. Sekitar 85.000 penonton memberikan standing ovation, dan kembang api menghiasi stadion. Pemain Benin juga menghampiri Messi untuk memberi penghormatan.
Potongan video dari momen tersebut menyebar luas di media sosial. Banyak netizen yang mengaku ikut meneteskan air mata melihat Messi, sosok yang telah menjadi wajah sepakbola Argentina selama bertahun-tahun, mengucapkan selamat tinggal.[]
Sumber: detikInet
