… Banda Aceh
News

Anggota Kartel Narkoba Gabung Tentara Bayaran Ukraina

Anggota kartel narkoba dari Kolombia dan Meksiko bergabung dengan tentara bayaran Ukraina untuk pengalaman tempur.

Oleh Diperbarui:
Bagikan

Sejumlah anggota kartel narkoba dari Kolombia dan Meksiko menjadi perhatian setelah video beredar di media sosial. Video tersebut diduga menunjukkan mereka bergabung dengan tentara bayaran Ukraina untuk melawan Rusia. Mereka dilaporkan bergabung dengan Legion Internasional Ukraina dengan tujuan memperoleh pengalaman dalam penggunaan drone.

Laporan menunjukkan pemanfaatan perang Ukraina oleh jaringan kriminal untuk mendapatkan pengalaman tempur. Seiring dengan meningkatnya peran drone di konflik tersebut, video menampilkan beberapa orang dengan seragam militer lengkap. Mereka terlihat berada di kawasan hutan dan meneriakkan, “Hidup Ukraina!” “Hidup Meksiko!” “Hidup Kolombia!” dan “Hidup Panama!”.

Video ini diunggah oleh pengguna media sosial @VivoenMarte2 pekan lalu. Dalam unggahannya, pengguna mencatat partisipasi tentara bayaran atau personel militer Amerika Latin dalam perang di Ukraina. Mereka mengirim salam kepada Kartel Generasi Baru Jalisco dan La Chapizza dari Kartel Sinaloa.

Pernyataan tersebut menyebut kedua organisasi bersatu untuk menghadapi musuh bersama yang beroperasi di Meksiko, Los Mayos-Cabreras. Keterlibatan anggota kartel Meksiko dalam kelompok tentara bayaran Ukraina bukanlah hal baru. Sebelumnya, laporan juga menyebut partisipasi warga Kolombia.

Mantan Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan sedikitnya 7.000 warga negaranya pergi berperang di Rusia dan Ukraina demi uang. Pernyataan ini sejalan dengan hasil investigasi media Ukraina NV yang menyebut sekitar 7.000 warga Kolombia telah berperang untuk membantu Kyiv sejak 2022.[]

Sumber: NTVNews.id

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.