Changpeng Zhao, pendiri bursa kripto Binance, baru saja keluar dari penahanan di Amerika Serikat. Kini, ia tinggal di vila senilai USD 5 juta di Abu Dhabi. Zhao, yang akrab disapa CZ, menikmati kembali kehidupan mewah dan penuh kuasa di Uni Emirat Arab.
Vila Zhao berada di Pulau Saadiyat, lengkap dengan sembilan kamar tidur dan empat pengawal. Ia juga memiliki koki pribadi dan kapal pesiar bernama Da Moon. Bersama pasangannya, He Yi, dan ketiga anak mereka, Zhao menikmati fasilitas seperti ruang kebugaran dan ruang bermain anak yang dilengkapi piano Steinway.
Meski hidup dalam kemewahan, Zhao menyebut dirinya sebagai pria biasa. Ia pernah mengatakan kepada reporter New York Times bahwa rumahnya relatif sederhana untuk ukuran miliarder. Ia sering mengemudikan SUV Nissan putih yang ia sebut ‘Lamborghini saya’. Properti di dekatnya ditawarkan dengan harga USD 150 juta.
Menurut Forbes, kekayaan Zhao mencapai USD 114,6 miliar per 7 Oktober, menempatkannya di urutan 18 orang terkaya di dunia. Namun, Zhao menyangkal angka tersebut dan memperkirakan kekayaannya antara USD 10 miliar hingga USD 30 miliar. Ia menyatakan bisa hidup nyaman hanya dengan USD 10 juta.
Kekayaannya memberinya akses ke jet pribadi dan koneksi dengan tokoh berpengaruh di Timur Tengah dan Asia. Zhao sering terbang ke negara-negara yang meminta saran mengenai regulasi kripto, seperti Pakistan, Filipina, dan Kirgistan. Ia juga berhubungan dekat dengan keluarga penguasa UEA, termasuk Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan.
Sheikh Tahnoon dikenal sebagai investor berpengaruh dalam teknologi dan AI. Zhao menyebut bahwa Presiden UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, menghubunginya secara pribadi untuk menanyakan kabarnya dan menawarkan bantuan.
Sejak pertama kali mengunjungi Dubai tahun 2021, UEA telah menjadi basis penting bagi Zhao. Ia menerima tawaran visa tinggal jangka panjang dan menyelesaikan prosesnya dalam waktu kurang dari 12 jam. Kemudian, ia mendapatkan kewarganegaraan UEA beserta paspor untuk keluarganya.[]
Sumber: detikInet
