Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengirimkan peralatan pemadaman untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Pengiriman ini bertujuan untuk mempercepat penanganan kebakaran dan memenuhi kebutuhan air di wilayah yang terdampak. Menteri PU Dody Hanggodo menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat sesuai kondisi di lapangan.
Peralatan didistribusikan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Pengiriman berlangsung melalui jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Sebanyak 13 unit peralatan tambahan disiapkan untuk mendukung penanganan karhutla ini.
Peralatan yang dikirim termasuk mobile pump berkapasitas 250 liter per detik, water tank truck, dan pompa alkon 6 inci berkapasitas 41,6 liter per detik. Untuk Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, masing-masing mendapatkan satu unit water tank truck berkapasitas 5.000 liter dan perangkat lainnya.
BWS Kalimantan IV Samarinda dan BWS Kalimantan V Tanjung Selor juga menerima dukungan peralatan dengan kapasitas yang sesuai. Pengiriman ini merupakan tambahan dari sarana yang sudah ada di Kalimantan. Selain peralatan dari Jakarta, kebutuhan lainnya akan dipenuhi oleh masing-masing balai sesuai kebutuhan di lapangan.
Direktur Jenderal SDA Arnold A.P. Ritiauw menegaskan bahwa kesiapan peralatan sangat penting untuk mempercepat penanganan karhutla. Dia berharap peralatan ini dapat membantu dalam pemadaman kebakaran di lapangan. Kesiapan ini adalah bagian dari dukungan Kementerian PU menghadapi kondisi karhutla.[]
Sumber: Berita Terkini – ANTARA News
