Marc Marquez menunjukkan kemampuannya dengan mengalahkan Jorge Martin di MotoGP seri Jepang. Balapan berlangsung di Sirkuit Motegi pada Minggu, 4 Oktober 2026. Marquez kini tinggal dua poin dari puncak klasemen yang ditempati Martin.
Marquez meraih poin maksimal, 37, dalam balapan sprint dan memanfaatkan strategi start yang tepat. Dia mengandalkan pengalaman untuk memahami ban belakang dengan carcass keras yang baru dicoba dalam sesi pemanasan.
“Ya, tentu saja saya sangat senang meraih 37 poin. Itu adalah target sejak Jumat karena saya merasa sensasinya bagus dan kami berhasil meraih itu,” ujar Marquez. Dia mengatakan bahwa ban belakang kompon keras bekerja baik selama balapan.
Ban belakang kompon keras merupakan anjuran dari Michelin untuk keamanan, setelah ban belakang kompon lunak habis dalam 12 putaran balapan sprint. Oleh karena itu, sesi pemanasan diperpanjang 10 menit untuk menguji ban belakang kompon keras.
Marquez menjadi pebalap tercepat dalam sesi pemanasan dengan catatan waktu 1 menit 42,957 detik. Dia membangun momentum selama balapan, memahami respons ban setiap putaran dan menyerang saat merasa nyaman.
“Ya, tentu saja pendekatan saya di sini sangat berbeda dibandingkan saat di Austria. Kami bisa bekerja dengan sangat baik, tetapi kemudian kami mengalami masalah rem,” tambah Marquez. Dia tidak agresif saat start, berada di posisi kedua mengikuti Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.[]
Sumber: Kompas.id
