… Banda Aceh
News

Malaysia, Singapura, dan Indonesia Bahas Penanganan Karhutla

Pertemuan antara negara-negara ini dianggap langkah positif dalam menangani karhutla.

Oleh Diperbarui:
Bagikan

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada Selasa (28/10/2026), Malaysia, Singapura, dan Indonesia mengadakan pertemuan untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menteri Luar Negeri Singapura dan Menlu RI serta Dubes Malaysia bertemu dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI. Pertemuan ini dianggap penting untuk meredakan ketegangan terkait kabut asap karhutla yang terjadi beberapa minggu terakhir.

Virdika Rizky Utama, mahasiswa doktoral Public Policy and Global Affairs NTU, menyatakan bahwa pertemuan tersebut adalah langkah yang baik. Dia menuturkan bahwa ketegangan antara ketiga negara tersebut sangat terasa akibat kabut asap, sehingga upaya duduk bersama sangat diperlukan.

Menurut Virdika, langkah ini dapat dilihat sebagai usaha untuk meredam situasi yang semakin memanas, karena implementasi penanganan karhutla belum terlihat. Ia menyoroti bahwa tuntutan pertemuan Presiden Prabowo di Hambalang pada pertengahan September menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menangani masalah ini.

Lebih lanjut, Virdika menyebutkan bahwa pemerintah Malaysia masih menunggu jawaban lengkap dari Indonesia mengenai bantuan yang dibutuhkan. Untuk Singapura, persetujuan baru diberikan setelah PM Lawrence Wong berbicara terbuka mengenai undang-undang kabut asap lintas batas. Hal ini menunjukkan adanya masalah dalam eksekusi kebijakan yang telah disepakati.

Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret dalam penanganan karhutla yang berkelanjutan. Dengan adanya kerjasama antara ketiga negara, diharapkan masalah kabut asap dapat ditangani secara efektif di masa mendatang. Keberhasilan kerjasama ini akan sangat bergantung pada komitmen dan tindakan lanjut dari masing-masing pemerintah.[]

Sumber: Kompas.com

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.