Banda Aceh
Olahraga

Indonesia Terbanyak Pemain Naturalisasi di ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memimpin dengan 17 pemain naturalisasi di FIFA ASEAN Cup 2026.

Oleh Waktu baca: 2 menit
Bagikan

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ajang untuk menunjukkan kekuatan timnas sepak bola, termasuk penggunaan pemain naturalisasi. Timnas Indonesia mencatatkan diri sebagai tim dengan jumlah pemain naturalisasi terbanyak di turnamen ini. Di bawah asuhan pelatih John Herdman, Indonesia diperkuat 17 pemain naturalisasi.

Elkan Baggott tidak termasuk dalam hitungan tersebut karena memilih menjadi WNI setelah memiliki kewarganegaraan ganda terbatas. Malaysia mengikuti di posisi kedua dengan lima pemain naturalisasi, namun jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan Indonesia.

Vietnam memiliki empat pemain naturalisasi yang berkontribusi pada kesuksesan mereka, termasuk menjuarai Piala AFF dua kali berturut-turut. Singapura juga memiliki dua pemain naturalisasi, meski jumlahnya masih di bawah Indonesia dan Malaysia.

Sementara itu, Thailand, Filipina, Pakistan, dan Bangladesh tidak memiliki pemain naturalisasi. Namun, mereka diperkuat oleh pemain keturunan asing dan diaspora. Keempat negara ini mengizinkan kewarganegaraan ganda, sehingga pemain keturunan tidak perlu melalui proses naturalisasi.

Daftar pemain naturalisasi yang membela timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 meliputi Emil Audero, Maarten Paes, Justin Hubner, Kevin Diks, Shayne Pattynama, Dion Markx, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, Joey Pelupessy, Jordi Amat, Ivar Jenner, Calvin Verdonk, Thom Haye, Luke Vickery, Mitchell Baker, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.

Dalam konteks ini, Malaysia memiliki pemain seperti Bergson da Silva dan Manuel Hidalgo. Vietnam diwakili oleh Nguyen Xuan Son, Cao Pendant Quang Vinh, Nguyen Tai Loc, dan Do Hoang Hen. Singapura menurunkan Kyoga Nakamura dan Song.

Dengan komposisi pemain naturalisasi yang beragam, Indonesia menunjukkan upaya untuk meningkatkan daya saing di kancah internasional. Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi langkah positif bagi pengembangan sepak bola di Indonesia.[]

Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.