Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite tidak akan mengalami kenaikan. Penegasan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, pada 25 September 2026.
“Ya kan sudah disampaikan Pak Menteri, enggak ada, Pertalite (naik) enggak ada, ini. Nggak tahu siapa yang bikin hoax,” ujar Erani saat ditemui di Jakarta. Pernyataan ini menanggapi informasi yang beredar mengenai kemungkinan kenaikan harga Pertalite.
Dwi Anggia, Juru Bicara Menteri ESDM, juga menekankan bahwa informasi mengenai rencana kenaikan harga BBM bersubsidi adalah hoax. “Perlu kami luruskan, saat ini masih sekali konten media sosial yang berisikan informasi kenaikan Pertalite, konten atau informasi ini adalah Hoax atau berita bohong,” jelasnya.
Anggia menambahkan bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah menegaskan bahwa harga BBM subsidi, termasuk Pertalite dan Solar Subsidi, tidak akan berubah hingga akhir tahun 2026. Ini berlaku meskipun harga minyak dunia mengalami fluktuasi.
Harga BBM bersubsidi Pertalite saat ini masih ditetapkan sebesar Rp 10.000 per liter. Masyarakat diminta untuk lebih teliti dalam menyerap informasi dan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak akurat.
Erani dan Anggia sepakat bahwa penting bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dari sumber resmi dan media yang terverifikasi. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman dan provokasi terkait isu harga BBM.[]
Sumber: CNBC Indonesia
