ACEHTODAY.ID – Real Madrid vs Sevilla pada pekan ke-9 LaLiga berakhir 4-1 untuk tuan rumah di Santiago Bernabéu. Kylian Mbappé menjadi bintang lapangan lewat dua gol dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan, mengungguli Yan Diomandé dan Arda Güler.
Laga ini tidak lepas dari kontroversi. Pada menit ke-22, Peque menekan Güler saat Madrid menyerang. Gelandang Turki itu menyikut wajah pemain Sevilla tersebut.
Dean Huijsen langsung mendatangi Peque, perkelahian kecil pecah, dan Huijsen serta Félix Correia sama-sama dikartu kuning. VAR meninjau kejadian itu, tetapi Güler lolos tanpa hukuman.
Güler menjawab kontroversi itu lewat gol spektakuler dari tepi kotak penalti ke sudut atas gawang. Bernabéu berdiri menyambutnya. Gol ini memang sempat ternoda insiden sebelumnya, tetapi Sevilla tidak banyak bisa berbuat.
Mbappé menggandakan keunggulan pada menit ke-37. Ia berbalik, lalu menggeser bola di antara kaki Odysseas Vlachodimos. Sebelumnya, Robbie Ure terjatuh akibat pelanggaran Konaté, tetapi wasit membiarkan permainan jalan. Di waktu tambahan babak pertama, Courtois menggagalkan peluang Lucien Agoumé.
Real Madrid vs Sevilla dan Aksi Panenka

Setelah jeda, Luis García Plaza memasukkan Ejuke, Manu Bueno, dan Lucas Stassin. Sevilla mulai mengancam, dengan Chidera Ejuke sebagai motor serangan. Namun Madrid tetap lebih unggul. Pada menit ke-60, Castrín menjatuhkan Mbappé di kotak penalti. Pemain berusia 27 tahun itu mengeksekusinya dengan Panenka dan membuat skor 3-0.
Sevilla sempat mengecilkan skor pada menit ke-80. Manu Bueno menyelesaikan umpan Stassin dengan apik. Dua menit kemudian, Diomandé membalas lewat tendangan keras yang menutup laga di angka 4-1.
Mourinho Soal Insiden Güler dan Diomandé
Dalam konferensi pers José Mourinho menanggapi komentar Luis García soal wasit. Ia mengaku belum melihat rekaman yang jelas. “Saya telah meminta rekaman TV dan rekaman dari kamera taktis analis saya, dan saya belum dapat melihat apa yang mereka bicarakan,” ujarnya dilansir onefootball.
Soal Diomandé, Mourinho meminta publik bersabar. “Dia mengingatkan saya pada Vinicius ketika dia tiba di Madrid, dan tiga tahun kemudian dia menjadi pemain kelas atas,” katanya. Ia juga memuji Valverde yang dimainkan sebagai bek sayap karena kemampuannya bermain di banyak posisi.
Kini fokus Madrid beralih ke Liga Champions melawan Leipzig pada Rabu, lalu El Clásico pada Minggu. Mourinho menyebut Vinicius akan mulai bermain di laga Leipzig.
