Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginvestigasi dugaan proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dugaan ini melibatkan Yayat Sudrajat alias Lippo, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa penyelidikan berlangsung pada Selasa, 22 September.
Budi Prasetyo menjelaskan, penyidik memeriksa sejumlah saksi untuk mengembangkan kasus dugaan suap di lingkungan Pemkab Bekasi. “Semua saksi hadir. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami pengetahuan para saksi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemkab Bekasi yang diduga dikerjakan atas arahan YYS,” ungkap Budi kepada jurnalis di Jakarta, Rabu.
KPK juga menelusuri proyek di Pemkab Bekasi yang dikerjakan oleh pihak lain selain Sarjan. Sarjan diketahui telah divonis 3 tahun 3 bulan penjara karena menyuap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. KPK memeriksa beberapa saksi, termasuk mantan Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan dan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratullah.
Keduanya merupakan calon Bupati Bekasi dalam Pilkada 2024. Selain mereka, KPK memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Imam Faturochman, dan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, serta Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln. Juga diperiksa Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Benny Sugiarto Prawiro, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Nur Chaidir.
KPK turut memeriksa empat saksi dari pihak swasta, yaitu NES, AP sebagai Direktur CV Mancur Berdikari, MRD selaku Direktur CV Lor Jaya, dan DIH sebagai Direktur CV Singkil Berkah Anugrah. Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025.
Dalam OTT tersebut, beberapa pihak ditangkap, termasuk Ade Kunang dan ayahnya, HM Kunang. Pada 20 Desember 2025, KPK menetapkan Ade Kuswara Kunang; HM Kunang sebagai tersangka, serta Sarjan sebagai terduga pemberi suap. KPK menyatakan Ade Kunang dan HM Kunang merupakan terduga penerima suap.[]
Sumber: Berita Terkini – ANTARA News
