Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman melakukan peninjauan Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Serdang Bedagai. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program pendidikan untuk anak prasejahtera berjalan optimal. Dudung mengatakan, tugasnya adalah untuk memastikan program tersebut sesuai dengan arahan Presiden.
Dalam kunjungannya, Dudung menyebutkan akan berkoordinasi dengan kementerian terkait jika menemui kekurangan dalam pelaksanaan program. Ia menegaskan pentingnya memperbaiki kekurangan untuk menjaga keberlangsungan program prioritas pemerintah pusat.
Dudung juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menggencarkan peninjauan Sekolah Rakyat. Hal ini dilakukan untuk memastikan program tersebut berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ia mengungkapkan, “Hari ini saya melihat dan memastikan, karena tugas Kepala Staf Kepresidenan itu adalah memastikan program Presiden.”
Selama peninjauan, Dudung akan menyampaikan persoalan yang ada kepada pemangku kebijakan terkait. “Kami akan terus meninjau secara langsung bagaimana proses pelaksanaannya. Kalau misalnya ada yang kurang, nanti saya komunikasikan,” ujarnya.
Dudung juga menginformasikan, saat ini terdapat 93 Sekolah Rakyat yang telah dibangun permanen di seluruh Indonesia pada tahap kedua. Selain itu, ada 66 Sekolah Rakyat yang diusulkan untuk alokasi pada tahap ketiga. Target pemerintah adalah membangun 590 Sekolah Rakyat permanen hingga tahun 2029.
Melalui peninjauan ini, Dudung berharap pelaksanaan Sekolah Rakyat dapat memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat prasejahtera. Dengan demikian, pendidikan bagi anak-anak mereka dapat lebih terjamin.[]
Sumber: Berita Terkini – ANTARA News
