Polda Metro Jaya sedang menyelidiki dugaan penipuan yang melibatkan influencer asal Malaysia, Aisar Khaled. Penipuan ini dilaporkan mencapai nilai Rp 5,7 miliar. Penyidik akan berkoordinasi dengan Kedutaan Malaysia terkait kasus ini.
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan koordinasi dengan Hubinter. Penyelidikan ini juga bertujuan untuk memeriksa pelapor dan menganalisis dokumen terkait kerugian yang dialami.
Budi menambahkan bahwa dokumen-dokumen tersebut harus diperiksa keabsahannya. Penyidik juga akan memeriksa saksi-saksi yang relevan untuk mendalami kasus ini. Gelar perkara akan dilakukan untuk meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan.
Penyidik akan menetapkan tersangka setelah memenuhi unsur-unsur yang diperlukan. Sebelum menetapkan tersangka, penyidik akan berkoordinasi dengan pihak kedutaan.
Influencer Aisar Khaled sebelumnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan. Polda Metro Jaya berencana memanggil Aisar dalam waktu dekat.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno, menyatakan bahwa laporan telah diterima dan administrasi penyelidikan sedang disusun. Pemanggilan Aisar akan dijadwalkan untuk pemeriksaan saksi-saksi.
Onkoseno memastikan bahwa agenda pemeriksaan terhadap saksi-saksi akan dilakukan. Penyidik akan menjadwalkan pemanggilan Aisar untuk memberikan keterangan.[]
Sumber: detikNews
